SUMENEP, Suarapers.net — Aliansi Masyarakat Sumenep Bersuara (AMSB) mengaku menemukan sejumlah perusahaan rokok (PR) yang diduga tidak benar-benar berproduksi. Perusahaan-perusahaan tersebut disebut hanya menebus pita cukai tanpa melakukan produksi rokok.
Ketua AMSB, Junaidi Juna, mengatakan penelusuran dilakukan di beberapa kecamatan, antara lain Bluto, Guluk-Guluk, Lenteng, Ganding, Gapura, dan Kota Sumenep. Dari hasil penelusuran itu, AMSB mengklaim telah mengantongi data keberadaan PR yang disebutnya sebagai “PR hantu”.
“Perusahaan rokok ini hanya menebus pita cukai, tapi tidak memproduksi rokok. Praktik ini jelas menipu negara dan merugikan keuangan negara,” ujar Junaidi, Rabu (27/8/2027).
Ia menambahkan, AMSB akan terus mengawal kasus ini agar pihak berwenang segera mengambil langkah tegas. Menurut dia, praktik tersebut bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mencederai industri rokok yang beroperasi secara legal.
“Kami sudah turun langsung di lapangan dan mengantongi datanya. Kami mendorong aparat terkait untuk menindak tegas perusahaan-perusahaan yang bermain curang,” katanya.
AMSB berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum menindaklanjuti temuan itu demi menjaga ketertiban dan keadilan dalam tata kelola cukai rokok di Sumenep.
Reporter : Ron
Editor : Frinanda













