SUMENEP, Suarapers.net — Gelaran Turnamen Futsal Semadura yang diselenggarakan BEM KM Uniba Madura dalam ajang Manpora Cup menuai keluhan dari sejumlah peserta. Kompetisi yang dipusatkan di GOR Ahmad Dahlan Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura sejak 18 Oktober tersebut diikuti oleh puluhan tim dari SMA/SMK se-Madura dan diharapkan menjadi ajang pencarian bakat muda di cabang futsal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Rabu, (18/11/2025).
Namun, harapan itu tercoreng oleh dugaan ketidaksesuaian hadiah yang diberikan panitia dengan keputusan rapat yang sebelumnya disepakati. Peserta menilai penyelenggara tidak transparan dalam pendistribusian hadiah sehingga menimbulkan kekecewaan, termasuk dari tim yang berhasil mencapai babak akhir.
Diketahui turnamen ini diikuti 22 tim dari berbagai sekolah di Madura. Setiap tim diwajibkan membayar biaya pendaftaran Rp350.000. Dalam rapat internal panitia, hadiah lomba disebut telah disepakati sebagai berikut:
- Juara I: Rp2.500.000
- Juara II: Rp2.000.000
- Juara III: Rp1.500.000
- Juara IV: Rp1.000.000
Kesepakatan tersebut juga disebut telah disampaikan secara lisan kepada peserta sebelum pertandingan dimulai.
Keluhan muncul setelah para pemenang menerima hadiah yang dinilai tidak sesuai. Berdasarkan informasi yang dihimpun, hadiah yang dibagikan panitia yaitu:
- Juara I: Rp1.000.000
- Juara II: Rp500.000
- Juara III: Rp260.000
- Juara IV: Rp230.000
“Ini sangat mengecewakan Kami sudah mengikuti aturan, membayar pendaftaran, dan bertanding dengan sportif. Tapi hadiah yang diberikan jauh dari apa yang dijanjikan,” ungkap salah satu peserta yang enggan disebut namanya.
Ia juga menduga ada oknum panitia yang melakukan pemangkasan hadiah tanpa pemberitahuan kepada tim maupun pihak sekolah.
Peserta meminta penyelenggara memberikan penjelasan terbuka mengenai penggunaan dana pendaftaran dan alasan perubahan nominal hadiah.
“Kami hanya ingin kejelasan Kalau memang ada perubahan, mestinya disampaikan sejak awal. Jangan seperti ini,” ujar peserta lainnya.
Mereka berharap pihak kampus maupun pihak terkait segera turun tangan mengevaluasi panitia agar kompetisi antarpelajar tidak ternodai oleh praktik yang merugikan peserta.
Upaya konfirmasi Suarapers.net kepada pihak penyelenggara belum membuahkan hasil. Karna belum ada akses nomer yang bisa dihubungi, Hingga berita ini dipublikasikan, pihak penyelenggara belum memberikan klarifikasi terkait dugaan pemangkasan hadiah maupun ketidaksesuaian dengan hasil rapat panitia.
Reporter : Nf/Ron
Editor : Frinanda











