Example floating
Example floating
BeritaPeristiwa

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Nangka Saat Praktik PJOK

12
×

Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Nangka Saat Praktik PJOK

Sebarkan artikel ini
Foto : Personel Polsek Ambunten bersama anggota Koramil mendatangi lokasi tenggelamnya siswa SMAN 1 Ambunten di Sungai Nangka, Sumenep, Jumat (2/10/2026).

SUMENEP, Suarapers.net – Seorang siswa kelas X.2 SMAN 1 Ambunten berinisial S (16), warga Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Nangka, Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten Timur, Jumat (2/10/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.15 WIB saat korban bersama sejumlah siswa lainnya melaksanakan praktik renang dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

Example 300x600

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut dipimpin guru PJOK, Nur Kholis, S.Pd. Rombongan siswa kelas X.2 berangkat menuju Sungai Nangka untuk praktik renang.

Setibanya di lokasi, korban bersama beberapa siswa lainnya mulai berenang. Beberapa menit kemudian, korban tidak terlihat sehingga guru dan warga sekitar segera melakukan pencarian.

Korban kemudian ditemukan warga di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Korban dievakuasi ke tepi sungai untuk mendapat pertolongan pertama sebelum dilarikan ke Puskesmas Ambunten.

Setibanya di Puskesmas, petugas medis melakukan resusitasi jantung paru (RJP). Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Ambunten, Polresta Sumenep, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Ambunten Iptu Edi Sumarno, S.H., bersama personel terkait dan anggota Koramil Ambunten turut hadir di lokasi untuk penanganan sesuai prosedur.

Humas Polresta Sumenep Ipda Ardan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban. Ia mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, agar senantiasa memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan di lingkungan perairan.

“Pengawasan yang memadai serta pemahaman terhadap potensi bahaya di sungai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” ujarnya.

Polresta Sumenep juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan berharap keluarga diberikan ketabahan.

Penulis : red

Editor   : Frinanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *