Example floating
Example floating
BeritaPemerintahan

Krisis Air Bersih di Langsar, Pemkab Sumenep Bersama Baznas Salurkan Bantuan

48
×

Krisis Air Bersih di Langsar, Pemkab Sumenep Bersama Baznas Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
Foto : Pemkab Sumenep bersama Baznas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Langsar, di tengah krisis air bersih Senin, (05/9/2026).

SUMENEP, Suarapers.net – Warga Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih selama empat bulan akibat kemarau panjang.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Sumenep yang menyalurkan bantuan air bersih pada Senin (5/10/2026). Penyaluran melibatkan Kodim 0827/Sumenep, BPBD, dan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turut mendistribusikan air kepada warga.

Example 300x600

Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan.

“Kami bersama Baznas Jawa Timur, Bupati, BPBD dan Dinas Sosial turun langsung memberikan bantuan air bersih kepada warga Langsar,” kata Ahmad.

Ketua RT 13 Desa Langsar, Masdarun, mengatakan warga mulai kesulitan air sejak Juli 2026. Sumur warga mengering sehingga mereka harus membeli air sekitar Rp 80.000 per pikap.

“Satu pikap biasanya hanya cukup untuk dua sampai tiga hari,” ujar Masdarun.

Warga lainnya, Siti Aminah (42), mengaku harus menghemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sekarang harus diirit-irit. Mandi anak-anak juga dibatasi. Kalau tidak membeli, tidak ada air,” katanya.

Bantuan air bersih tersebut disambut warga dengan antrean jeriken dan ember sejak pagi.

Ahmad Rahman memastikan distribusi air bersih akan dilanjutkan ke wilayah lain yang mengalami kekeringan, termasuk sejumlah wilayah kepulauan di Sumenep.

 

Penulis : Ron

Editor   : Frinanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *