Example floating
Example floating
Peristiwa

Bocah di Sumenep Diduga Dianiaya Pemuda Gegara Layangan Putus

915
×

Bocah di Sumenep Diduga Dianiaya Pemuda Gegara Layangan Putus

Sebarkan artikel ini
Foto: MG (12) mengalami mimisan usai diduga dianiaya pemuda di Bluto, Sumenep.

SUMENEP, Suarapers.net – Seorang bocah berinisial MG (12), warga Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pemuda berinisial SM (21) pada Jumat (8/8/2025) sore.

Peristiwa bermula ketika layangan milik SM putus akibat tersangkut benang layangan milik temanya berinisial MRA. Saat itu, MG disebut hanya membantu menggulung benang layangan MRA.

Example 300x600

“Benang layangan milik MRA tanpa sengaja tersangkut pada layangan SM dan menyebabkan layangannya terputus,” kata ZI, orang tua korban, Sabtu (10/8/2025).

Menurut ZI, SM tidak terima dan langsung melampiaskan kemarahan kepada MG. Berdasarkan keterangan saksi, SM diduga menendang wajah korban hingga mengalami lebam dan mimisan.

“Tidak hanya kekerasan fisik, SM juga melontarkan kata-kata kasar dan ancaman yang membuat MG trauma,” ujar ZI.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Bluto dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/9/VIII/2025/SPKT/POLSEK BLUTO/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR. Dalam laporan disebutkan korban mengalami luka memar pada bibir atas, luka pada hidung hingga mengeluarkan darah, bengkak di pelipis kanan, serta pusing.

ZI menambahkan, SM diketahui merupakan mantan calon taruna Akademi Militer 2025 dan calon taruna Akademi Kepolisian 2024 yang gagal.

“Sikapnya mencoreng nilai kedisiplinan dan kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi oleh calon aparat,” kata ZI.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.

 

Reporter :Rohmat /ron

Editor      : Frinanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× How can I help you?