SUMENEP, Suarapers.net — Program makan bergizi untuk peserta didik di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menuai kritik dari sejumlah wali murid. Mereka menilai menu yang disajikan tidak mencerminkan standar gizi yang seharusnya diterapkan dalam program pemerintah.
Seorang wali murid menuturkan bahwa makanan yang diterima anak-anak hanya berupa nasi jagung, kuah kelor, tahu, serta buah salak.
“Ini tidak seberapa harganya. Seharusnya ada tindakan dari pihak yang mengelola gizi, bukan hanya memberi anak makanan seperti ini,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pengelolaan program gizi tersebut berada di Desa Pakandang Barat. Program itu disebut-sebut dialokasikan melalui salah satu anggota DPRD Sumenep dari Komisi II, berinisial M, dari Partai Demokrat.
Wali murid berharap pihak terkait turun tangan melakukan evaluasi agar kualitas makanan bergizi yang diberikan benar-benar memenuhi standar kebutuhan anak.
Reporter : Ron
Editor : Frinanda













