SUMENEP, Suarapers.net – Jual beli alat panen combine yang senilai ratusan juta yang diperoleh Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Arjasa kini di jual belikan oleh Oknum ketua Gapoktan.
Alat Mesin Pertanian atau sering disebut ALSINTAN, merupakan salah satu alat mesin bantu tani yang sangat di butuhkan oleh masyarakat, terutama kelompok tani khususnya.
Seperti halnya alat mesin panen atau Combine, yang memiliki sifat penting bagi para masyarakat petani dalam memanen hasil padi, terutama pada lahan area pertanian yang besar.
Namun sangat di sayangkan mesin Combine yang ber merk INARI tipe Rg 118 tersebut, diduga di jual belikan oleh oknum Ketua Kelompok Pasalnya,menurut keterangan yang berhasil dihimpun dari salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, Combine tersebut diduga telah di jual di area Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.
Menurutnya alat mesin Combine yang di terima oleh kelompok tani “Kasambi jaya” Itu diduga dijual ke salah satu orang di kepulauan,” ucap narasumber yang enggan disebutkan namanya.
Disitu jugak dirinya mengatakan bahwa bantuan mesin yang berupa Combine itu kurang lebih di jual dengan harga Rp. 260.000.000,00 (dua ratus enam puluh juta rupiah) dengan satu unit mesin Combine, ” Ungkapan.
Tidak disitu juga dirinya menjelaskan bahwa batuan yang senilai ratusan juta itu bersumber dari dana APBN dan berupa hibah pada tahun 2023.
Itu ada dua barang diduga di jual oleh oknum ketua kelompok yang berbeda yang santunya di terima oleh kelompok tani di salah satu Kecamatan Manding pada tahun yang sama.
“Malahan yang di terima oleh kelompok tani di Kecamatan Manding, itu di jual juga ke orang yang sama, Dengan seharga nominal yang hampir sama, “tambahnya
Total semua barang yang diduga di jual alat panen yang berupa combine itu pun ada dua merek yang di terima oleh dua, Oknum Ketua kelompok Tani (Gapoktan) pertama inari tipe Rg 118 dan Gatra, ” Pungkasnya
Disisi lain chorlu Arjasa Ibu Sakila, membenarkan bawah Kelompok tani “Kasambi jaya” Desa Doko itu menerima bantuan Combine yang bermerek inari.
Menurutnya posisi barang tersebut itu ada di Arjasa sudah selesai panen, dan untuk barangnya sekarang yang kami ketua ada di Desa Pajenangger.
Karena di Desa pajenangger lahan pertanian itu besar, dan jarak desa dengan Doko lumayan jauh ,” Jelasnya Ibu Sakila saat dikonfirmasi oleh suarapers.net, Senin (16/09).
Dirinya menjelaskan lebih jelasnya nanya langsung ke Bapak Jay, ” pungkasnya.
Menangapi persoalan tersebut media ini akan terus ungkap keberadaan barang yang diduga dijual belikan oleh oknum (Gapoktan) denga nilai ratusan juta, Nama belum menemukan akses untuk komunikasi dengan Ketua kelompok tani “Kasambi jaya” sehingga berita dipublikasikan belum ada tanggapan resmir dari pihak terkait.
Penulis : Ron
Editor : Frinanda











