Sumenep, Suarapers.net – Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian dini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Sumenep menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Pasca Nikah pada Senin (28/7/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pasangan suami istri usia muda dengan mengusung tema “Relasi Harmonis Mengukuhkan Pondasi Keluarga Muda Menuju Keluarga Sakinah Maslahah.”
Tiga narasumber hadir membagikan materi dalam kegiatan tersebut, yakni Ahmad Hudifah (Penyuluh Agama Islam KUA Batuan), H. Moh. Afif (Kepala KUA Ambunten), serta Vierdiana Hasan (bidan dari Puskesmas Pamolokan).
Dalam pemaparannya, Ahmad Hudifah menekankan pentingnya pendekatan edukatif bagi pasangan muda sebagai langkah preventif terhadap konflik dan perceraian. Ia memperkenalkan konsep segitiga cinta yang terdiri dari komitmen, kedekatan emosional, dan gairah, sebagai fondasi penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
“Tanpa pemahaman terhadap ketiganya, relasi suami-istri rentan goyah saat menghadapi tekanan hidup,” ujarnya.
Sementara itu, bidan Vierdiana Hasan menyoroti pentingnya kedewasaan dalam komunikasi dan kesiapan menghadapi dinamika pernikahan. Menurutnya, bimbingan pasca nikah menjadi ruang reflektif sekaligus edukatif agar pasangan muda lebih matang secara emosional dan psikologis.
Melengkapi sesi, Kepala KUA Ambunten, H. Moh. Afif, mendorong peserta untuk membentuk keluarga tidak hanya sakinah, tapi juga maslahah-yakni keluarga yang membawa manfaat secara sosial dan spiritual bagi lingkungan.
“Keluarga maslahah adalah keluarga yang bukan hanya bahagia di dalam rumah, tapi juga menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi layanan KUA Kota Sumenep dalam membina keluarga muda agar mampu menghadapi tantangan rumah tangga secara bijak, dewasa, dan penuh tanggung jawab.
Reporter : Ron
Editor : Frinanda











