SUMENEP, Suarapers.net — Pembangunan drainase di depan Balai Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan warga karena tidak dilengkapi papan informasi proyek. Ketiadaan informasi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait sumber anggaran dan pelaksana kegiatan.
Kepala Desa Prambanan, Mariani, membenarkan bahwa hingga kini papan informasi belum dipasang. Ia menyebut proyek tersebut berasal dari usulan pokok pikiran salah satu anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PDI Perjuangan.
“Itu pokok pikiran anggota dewan inisial HS, anggota dewan dari PDIP. Untuk detail anggarannya, bendahara yang mengetahui,” ujar Mariani.
Namun, pernyataan itu dibantah oleh Hosnan, Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumenep. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki alokasi pokok pikiran untuk proyek tersebut karena baru menjabat.
“Kami baru menjabat sebagai anggota dewan sejak 2025 dan belum menerima anggaran pokir,” kata Hosnan.
Menanggapi perbedaan keterangan itu, sejumlah pihak meminta agar persoalan tersebut mendapat penelusuran lebih lanjut. Warga menilai klarifikasi diperlukan untuk memastikan transparansi penggunaan anggaran.
Pihak DPRD Sumenep diharapkan dapat memanggil Kepala Desa Prambanan guna dimintai keterangan resmi. Selain itu, Inspektorat Kabupaten Sumenep diminta melakukan pemeriksaan administrasi untuk memastikan pelaksanaan proyek sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak pemerintah desa terkait nominal anggaran dan sumber pendanaan proyek drainase tersebut.
Reporter : Sup / Ron
Editor : Frinanda











