SUMENEP_ Suarapers.net Pihak kepolisian Polres Sumenep hingga kini belum juga berhasil mengungkap siapa pelaku pemuang Bayi laki-laki di tempat Praktik Mandiri Bidan (PMB), Senin (20/2/2023).
Sebelunya bayi laki-laki ditemukan di samping rumah praktek bidan di Desa Padike, Kecamatan Talango, dalam kondisi terbungkus tas dan serta tali pusar masih melekat penuh darah ini dibuang pada senin 10 Januari 2023 lalu. Kendati sudah hampir sebulan berjalan, identitas terduga pelaku belum juga teridentifikasi
Kapolres Sumenep AKBP Edo Setya Kentriko mengungkapkan, pihaknya masih kesulitan dalam identifikasi pelaku pemuang Bayi laki-laki tersebut, dikarenakan minimnya barang bukti yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sebelumnya, lokasi kejadian yang merupakan tempat Praktik Mandiri Bidan (PMB) tersebut, tidak memiliki CCTV ,” katanya saat dikonfirmasikan oleh media suarapers.net Senin, (20/2).
Tak hanya itu, AKBP Edo juga mengatakan, bahwa keterangan yang diperoleh dari saksi di sekitar TKP hingga saat ini juga minim, sehingga Polres masih harus melakukan upaya penyelidikan lebih lanjut.
“Keterangan saksi di TKP saat ini juga sangat minim jadi masih melakukan penyelidikan lainnya,” uangkapnya
Meski sebelumnya, pihak kepolisian mengklaim telah mengantongi data terduga pelaku, namun setelah dilakukan pendalaman penyelidikan, tidak ada bukti yang mengarah kepada oknum tersebut.
“Ya ternyata masih belum mengarah juga yang kita curigai setelah dilakukan pendalaman penyelidikan,” pungkasnya.
Dirinya menegaskan, akan berupaya semaksimal mungkin, agar kasus tersebut segera terungkap.













