JAKARTA, Suarapers.net – Ungkapan man jadda wa jadda, yang berarti barang siapa bersungguh-sungguh akan berhasil, seolah menggambarkan perjalanan hidup Nur Halisa.
Perempuan yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video dirinya bekerja sebagai buruh angkut semen viral di media sosial itu kini memasuki babak baru dalam kehidupannya.
Melalui akun media sosial @polwan_wanita, Nur Halisa terlihat tengah menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan).
Dalam salah satu video yang beredar, Nur Halisa juga tampak bersama mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Dedi Prasetyo.
Sepolwan merupakan lembaga pendidikan Polri yang menyelenggarakan pendidikan pembentukan polisi wanita. Lembaga ini berada di bawah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri dan berlokasi di Jalan Ciputat Raya Nomor 41, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Dari buruh angkut semen hingga pendidikan Polwan
Nama Nur Halisa sebelumnya dikenal publik setelah video dirinya bekerja membongkar dan mengangkut semen dari truk ke toko bangunan beredar luas di media sosial.
Pekerjaan tersebut dilakoninya untuk membantu orang tua, bahkan sejak masih bersekolah.
Meski menjalani pekerjaan fisik yang tidak ringan, Nur Halisa tetap menunjukkan semangat untuk bekerja keras. Ia juga kerap menyampaikan pesan tentang pentingnya bersyukur dan berbakti kepada orang tua.
Kini, perjalanan hidupnya memasuki tahap baru melalui pendidikan kepolisian.
Kisah Nur Halisa menjadi gambaran bahwa kerja keras dan ketekunan dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan seseorang untuk meraih cita-cita.
Penulis : Red
Editor : Frinanda













