Example floating
Example floating
BeritaKriminalPeristiwa

Tangisan Bayi Pecah di Pagi Buta, Warga Prenduan Sumenep Temukan Bayi di Pinggir Jalan

32
×

Tangisan Bayi Pecah di Pagi Buta, Warga Prenduan Sumenep Temukan Bayi di Pinggir Jalan

Sebarkan artikel ini
Bayi laki-laki yang ditemukan warga di atas kursi rusak di pinggir jalan Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (19/10/2026).

SUMENEP, Suarapers.net – Warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di pinggir jalan, Senin (19/10/2026) pagi.

Bayi tersebut ditemukan di atas kursi rusak di Dusun Drusah sekitar pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan, bayi itu terbungkus kain kerudung berwarna biru dongker.

Example 300x600

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Suhartoro ketika melintas di lokasi setelah mengantarkan ibu mertuanya berjualan ke pasar.

Suhartoro mengaku mendengar suara tangisan bayi dari pinggir jalan. Penasaran dengan suara tersebut, ia kemudian menghampiri sumber suara dan mendapati seorang bayi laki-laki di atas kursi rusak.

Mengetahui hal itu, Suhartoro segera membawa bayi tersebut ke rumahnya dan memberitahukan penemuan itu kepada istri serta mertuanya.

“Ia kemudian menghubungi penolong persalinan tradisional untuk memberikan penanganan awal sebelum bayi dibawa ke Puskesmas Pragaan, ” Jelasnya.

Kapolsek Prenduan AKP Hudi Susilo, S.H., menjelaskan bahwa bayi tersebut diperkirakan memiliki berat badan sekitar 2.200 gram dan panjang tubuh kurang lebih 48 sentimeter.

Penemuan bayi itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Prenduan, Polresta Sumenep.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Prenduan AKP Hudi Susilo, menyampaikan bahwa petugas telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan menindaklanjuti laporan warga.

Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa kain kerudung berwarna biru dongker bertuliskan “elye” yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut serta mendalami kronologi kejadian.

Polresta Sumenep mengapresiasi kepedulian Suhartoro yang segera memberikan pertolongan kepada bayi dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Masyarakat yang mengetahui informasi terkait penemuan bayi tersebut diharapkan segera melapor ke Polsek Prenduan atau Polresta Sumenep untuk membantu proses penyelidikan.

 

Penulis : Ron

Editor   : Frinanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *